Hasil Un Sma/Smk Dan Sederajat Tahun 2016 Kemdikbud Serahkan Ke Provinsi

Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat diserahkan ke panitia UN provinsi, Selasa (3/5) di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta. 

Hadir dalam program tersebut Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Zainal Arifin Hasibuan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Daryanto, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam, dan perwakilan panitia UN dari 34 provinsi. Penyerahan hasil UN secara simbolik didiberikan oleh Kepala Balitbang kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Sulawesi Barat, dan Maluku.

Ketua BSNP Zainal Arifin Hasibuan dalam peluang tersebut menyampaikan bahwa sesuai dengan mekanisme operasi standar (POS) UN Sekolah Menengan Atas dan sederajat tahun 2016, pengumuman kelulusan akseptor bimbing dari satuan pendidikan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2016. Ia juga memberikan kegembiraannya bahwa hasil UN Sekolah Menengan Atas dan sederajat tetap menjadi pertimbangan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Selain itu Ketua BSNP mendorong tiruana pihak aktif mengupayakan terciptanya UN secara jujur. "Sudah bukan saatnya lagi kita spesialuntuk mengedepankan nilai, namun mengabaikan kejujuran. Kejujuran harus diutamakan," ujar laki-laki yang bersahabat disapa Ucok tersebut.

Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno mengapresiasi tugas tiruana pihak yang berperan aktif sehingga pelaksanaan UN Sekolah Menengan Atas dan sederajat berjalan lancar. "Kita diberikan apresiasi kepada tim UN yang notabene sebagai 'tim senyap' yakni tim yang bekerja secara all-out tanpa dipublikasikan media," ucap Totok. Ia menambahkan banyak pihak yang mempersembahkan apresiasi kepada Kemendikbud atas pelaksanaan UN tahun 2016, termasuk apresiasi dari anggota Komisi X DPR-RI. Totok juga mengaku gembira, pemdiberitaan media massa terkait UN tahun ini bernada positif.

Dalam peluang tersebut, Irjen Kemendikbud Daryanto menyampaikan pihak Inspektorat Jenderal fokus mengpertama pelaksanaan UN tahun ini. Sistem pengendalian intern pemerintah menyerupai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, sudah diterapkan dalam pengawasan pelaksanaan UN. "Dalam pengawasan pelaksanaan UN kita sudah punya peta risiko dan peta kendalinya, tiruana sudah sesuai dengan yang diatur dalam PP ihwal pengendalian intern pemerintah," kata Daryanto yang hadir dengan pakaian susila Bali tersebut.

0 Response to "Hasil Un Sma/Smk Dan Sederajat Tahun 2016 Kemdikbud Serahkan Ke Provinsi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel